Selasa, 11 November 2014

The Robber (Cerpen Fiksi)



Hai gaes apa kabar kalian ? hehehehe :D kali ini gue akan berbagi cerita fiksi bertema criminal. dimana gue akan mengangkat kisah tentang 3orang sahabat yang ingin merubah nasib dengan merampok sebuah bank,, Hmmmm !! Ya udah langsung aja ni gue kenalin 3 sahabat yang bakalan jadi actor dalam cerita gue kali ini.
dimulai dari alaba, alaba adalah seorang pria berperawakan Arab, keningnya yang tebal dan juga dilengkapi dengan bulu kumis yang halus semakn membuat dia terlihat macho. ditambah lagi kulit sawomatang dan tubuh tinggi nan kekar. Cara berpakaian juga sederhana sekedar kemeja polkadot disertai jeans robek dibagian lutut. Trus yang berikut ada keddy, keddy ini anaknya sedikit tempramen segala sesuatu yang dia gak suka langsung dimakimaki tanpa berpikir apa yang akan terjadi padanya, mukanya hitam legam membuat keddy tampak sangar dan menakutkan tapi disatu sisi dia seorang yg dermawan. Yang terakhir ada Orlando, seorang hyperseks yang romantic. Selain dianugerahi wajah yang tampan dan menarik Orlando memiliki gaya komunikasi yang mampu menyihir para pendengarnya. banyak wanita yg menjadi korban keganasan cintasesatnya Orlando, namun dia tidak peduli.
Nah itu tadi para actor dalam cerita gue, sekarang kita menuju ke asal muasal terbentuknya ide buruk nan berkelas ini, jangan tegang coy santai aja :D.

Suatu ketika Orlando keddy dan alaba sedang berkumpul ditaman kota. pertemuan mereka kali ini bukan untuk berpisah melainkan untuk diskusi tentang kemelaratan yang mengepung hidup mereka. Orlando bertanya pada keddy tentang perasaannya hidup dalam kemiskinan yang tiada berakhir, keddy pun menjawab dengan wajah yang penuh duka dia pun mengatakan bahwa dia hanya bisa pasrah karena baginya kemiskinan sudah ditakdirkan untuk orang2 yang tidak mampu, kehidupan ini kejam bagi kita orang2 yg hidupnya bergantung pada orang lain tambah alaba. Mendengar jawaban yang mengilukan dari 2 sahabatnya Orlando pun terdiam, mereka bertiga merenung menatap jalanan kota yang padat dengan orang2 yang disibukkan dengan tuntutan duniawi. Tiba2 entah kenapa keddy tertawa terpingkal2, seakan memecahkan keheningan dan menghadirkan tandatanya besar untuk orlando dan alaba.
Orlando dan alaba pun mengira sahabat mereka yang 1 ini sudah tidak waras karena tertawa tanpa ada sebab. ‘mungkin ini adalah indikasi dari kemiskinan, bagaimana tidak keddy tertawa sendiri tanpa sebab dan aku mengira dia mulai gila, cetus alaba sambil tersenyum  pada Orlando. mndengar ucapan alaba Orlando pun terperangah, dia bangkit dari tempat duduknya dan mulai bertanya pada keddy ! apa yang membuatmu tertawa keddy ? apakah aku dan alaba terlihat seperti badut? yang diusirl dari gedung putih ? atau jangan2 yang dikatakan alaba ada benarnya. Keddy hanya menggelengkan kepala sambil tersenyum pada kedua sahabatnya.
Suasana terasa hambar. sesekali keddy membuang tatapannya pada gedung mewah diseberang jalan, namun hal itu tidak disadari Orlando dan alaba. Dengan tenang dan mantap keddy pun mulai memberikan pernyataan  yang mengejutkan pada alaba dan Orlando. Dengan tatapan layaknya seorang patriot keddy mulai berkata Aku tertawa karena aku baru saja menemukan cara bagaimana merubah nasib kita yang buruk ini, orlando dan alaba serius mendengarkan ucapan keddy.
Jadi begini sob, (seraya bangkit dari duduk) keddy melanjutkan ucapannya ! mengingat kita semua terpenjara dalam kotak kehidupan yang menakutkan aku berpikir untuk melakukan pemberontakan terhadap takdir ! maksudmu apa keddy ? Tanya Orlando. Kau tahu hidup ini kejam dan jika kita tunduk pada kekejamannya kita akan terus seperti ini, jadi aku memutuskan untuk merubah semuanya. ‘’Iya kita memang harus melakukan revolusi terhadap hidup, namun bagaimana caranya keddy ?’’ alaba mulai penasaran. Aku merencanakan sebuah misi pribadi ! jelas keddy kepada alaba. Orlando semakin penasaran dan berkata misi apa yang kau maksud keddy ?,, iya misi apa ? tambah alaba. dengan tenang keddy pun mulai berkata , aku ingin merampok.
 Suasana yang tadinya ramai dan bising kini hening. Hari yang begitu indah ditaman kota seakan mulai mencekam. Orlando dan alaba saling bertatapan, wajah mereka tertunduk, pandangan mereka pun buyar kemana mana. Seakan baru saja menelan pil pahit. Alaba dengan sedikit gugup mulai bersuara ‘’a..aa…apa ? kau akan merampok ?’’ ‘’iya aku akan merampok dan memulai segalanya dari awal tukas keddy dengan raut wajah kebahagiaan.
Orlando hanaya tertunduk mendengar jawaban dari keddy, dirinya diselimuti rasa takut. Pandangannya  pun dialihkan kesekitar taman. Seperti mencari sesuatu namun semua itu terlihat naif. 

Melihat orlando yang tidak tenang alaba pun terpancing untuk menanyakan apa yang membuat temannya ini begitu gelisah. Orlando pun mengatakan bahwa dirinya sedang berpikir apa tidak ada cara lain selain merampok ? karena Orlando takut untuk melakukan criminal. Mengingat kedua orangtuanya pernah terbunuh sewaktu masih berusia 5tahun, dibnuh oleh perampok yang saat itu ingin mengambil hartabenda milik ayahnya. Alaba pun mencoba meyakinkan temannya yang satu ini bahwa semua akan baik-baik saja.
Keddy turut meyakinkan temannya bahwa semua yang mereka lakukan adalah jalanterbaik untuk kelangsungan hidup mereka walau sebenarnya itu tindakan yang menyimpang. Mendengar jawaban yang begitu ikhlas dari ke 2 sahabatnya ini, Orlando pun tersenyum lebar.
‘AYO KITA BERAKSI’ kata itulah yang terucap oleh Orlando sebagai tanda bahwa dia siap untuk melakukan hal gila ini. Misi pun dimulai.
Orlando, alaba dan keddy mulai menyusun strategi. Segala sesuatu mulai mereka persiapkan. Mereka bertiga kemudian melakukan diskusi tentang pembagian tugas. Dimulai dari Orlando, diberikan mandat untuk mencari tahu situasi dan kondisi bank yang akan mereka rampok, alaba ditugaskan mencari alat2 yang nantinya mereka gunakan saat beraksi, dan keddy akan membantu Orlando mencari tahu kondisi dalam bank agar mereka bisa dengan mudah menjalankan misi perampokan ini. waktu dan tempat pun sudah ditentukan.
California bank menjadi target bank terbesar di andalusia. Bank ini memiliki ribuan nasabah dan sangat canggih dalam system keamanan. Bank yang berpusat dijantung kota spanyol ini pun juga banyak dikunjungi para wisatawan asing karena memiliki struktur bangunan yang megah ditambah lagi dengan lukisan2 bersejarah karya van gogh dan pelukis dunia lainnya menambah daya Tarik tersendiri untuk bank ini. seminggu melakukan penyelidikan tentang bank yang mereka incar akhirnya mereka pun memutuskan untuk menjalankan misi mereka.
Hari sabtu dibulan agustus.

3pemuda yang sudah lama terkekang dalam roda kemiskinan ini akan mempertaruhkan nasib mereka. Nyawa dan hargadiri pun menjadi taruhannya. Sejarah akan mencatat mereka entah sebagai pemenang atau sebagai pecundang.
Dihari ini kita berkumpul ditaman kota, sebagai seorang sahabat. Ketahuilah kita bertiga memiliki keinginan untuk keluar dari pahitnya penderitaan hidup, Orlando dan alaba kalian adalah 2 sahabatku yang sangat aku sayangi, inilah janji kita bertiga janji yang lebih bermakna dari sebuah nyawa. Jika aku tertangkap bawalah uang hasil rampokan kita dan ukirlah kehidupan yang lebih baik diluar kota bersama orang2 yang kalian cintai’’ ucapan keddy mebuat suasana menajdi sedih, keheningan melingkari ditiap sisi Orlando dan alaba. ‘’Seperti kata albert Einstein tuhan tidak bermain dadu, sekarang saatnya kita mainkan dadu tersebut sebagai penghormatan kepadanya. Itulah birokrasi singkat yang dituturkan keddy kepada dua Orlando dan alaba. mereka berdua pun tersenyum bangga. Suasana mulai mencair dan akhirya ke-3 sahabat ini berpelukan seperti teletubbies.

hari mulai malam, bintang dilangit menjadi penonton dan bulan yang nampaknya gugup melihat mereka hanya mngeluarkan setengah wajahnya dibalik kegelapan. Alaba, keddy dan Orlando mulai pergi menuju bank yang sudah mereka incar. Dengan menggunakan mobil Porsche klasik yang mereka pinjam disalah satu tempat pembuangan mobilrusak mereka melaju dengan cepat. Sesampainya dibank mereka memakirkan mobil didepan café yang terletak diseberang jalan tak jauh dari bank tersebut. Merka bertiga keluar layaknya seorang jagoan. Melangkah santai ke arah bank sambil membawa sebuah ransel berisi alat2 yang akan mereka gunakan untuk beraksi.
Nampak ada 2 orang satpam dan 1 orang berpakaian biasa berada dilobby bank. Olando mulai mendekati halaman bank untuk memancing para satpam agar keluar dari lobby. Dengan berpura-pura meminjam korek api. Alaba dengan cepat menyusup menuju garasi dibagian dasar bank untuk mencari pintu darurat agar bisa masuk dan keddy memantau dari pintu utama dengan sebilah pisau untuk berjagajaga. Para satpam Nampak mulai curiga dengan kehadiran Orlando, tak seperti biasanya ada nasabah yang datang ke bank semalam ini. Orlando dengan tenang meyakinkan para satpam dengan gaya bicaranya yang khas. 
Satpam pun menanggapi pembicaraan Orlando. Keddy yang sedari tadi berjaga-jaga akhirnya berusaha mendekat, berjalan dengan langkah hati2 melalui semak-semak. Keddy melihat Orlando yang tengah asyik bercerita dengan satpam.
Bersambung…………………………………….

Tidak ada komentar:

Posting Komentar