Rabu, 12 November 2014

The Robber 2

Hay gaes… ketemu lagi ni.. gimana kabar kalian?? Semoga kita semua mendapat berkat kesehatan dan umurpanjang dari sang pencipta ya. hehehe oh iya, gimana menurut kalian cerita si Orlando, keddy dan alaba? menarik gak? Enggak ya? L ya udah,, gue minta maaf kalo gitu tetap gue lanjutin. dalam permapokan bank yang terstruktur, sistematis dan apa lagi ya?? udah ah, pokoknya simak deh ceritanya.. selamat membaca ya.
 
Alaba berhasil merangsak masuk kedalam bank melalui pintu darurat, dengan cepat dan hati-hati alaba mulai mencari jalan aman menuju brankas tempat dimana uang tersebut disimpan. Alaba mulai memperhatikan tiap sudut atas ruangan menghindari tangkapan kamera tersembunyi. Tiap ruangan dimasuki. hingga akhirnya dia berada pada ruangan yang terkunci rapi. Sementara itu Orlando yang tengah bercerita dengan satpam mulai mengakhiri pembicaraan dengan alasan dia ingin ke toilet, salah satu satpam mulai curiga dengan gelagat Orlando. satpam pun menyuruh Orlando untuk pergi kebagian garasi mobil karena toilet dalam bank tidak bisa digunakan bila bukan jam kerja. Orlando pasrah. 

Dia pergi dengan santai menuju garasi dan memastikan bahwa alaba sudah berada didalam ruangan tempat uang disimpan. Cepat alaba,,cepat,, kita tidak punya waktu’’ kata orlando dalam hati. Keddy mulai cemas dengan keadaan. Terlebih lagi dengan alaba yang berada didalam, keddy tidak tahu apa yang terjadi dengan alaba. tiba-tiba dua orang satpam masuk kedalam bank dengan senter untuk memeriksa keamanan.
Mampuslah kita’’ ucap keddy saat melihat  2 satpam memasuki bank. Didalam bank tepatnya diruangan uang, alaba sibuk membuka brankas uang dengan alat yang sudah disiapkan. Brankas itu berhasil dibuka. tanpa membuang waktu lagi, semua uang itu dia masukkan dalam ransel besar yang dia bawa. Ketika alaba mulai keluar tiba2 suara alarm berbunyi. Suasana kacau. Alaba yang mulai panic tidak bisa berbuat banyak.  Seorang petugas memberi instruksi agar semua satpam menjaga semua pintu keluar dan memastikan semua dalam keadaan terkunci. Mengetahui alaba dalam bahaya keddy mulai bersiaga. Dengan berani dan tanpa berpikir panjang keddy menuju garasi mencari Orlando. alhasil mereka berdua segera masuk dalam bank lewat pintu darurat yang tadi dimasuki oleh alaba. alaba bersembunyi dan sesekali memastikan bahwa tidak ada petugas yang melihatnya. Dia bersembunyi dibawah meja pegawai memperhatikan dengan hati-hati. Ketika suasana dirasa mulai aman tiba-tiba ‘Hei jangan lari kamu, teriak seorang petugas yang melihat alaba. tanpa peduli dengan teriakan petugas, alaba berlari secepat mungkin menuju pintu darurat. Mereka bertemu dan tanpa basabasi lagi, mereka bertiga segera berlari meninggalkan bank. Satpam yang berjaga diluar hanya bisa pasrah karena mereka sudah duluan kabur dengan membawa hasil jarahan mereka. Mobil melaju dengan kencang menembus gelapnya malam, bulan yang sedari tadi pucat akhirnya ceria lagi. Cahayanya menerangi jalanan kota. tidak ada yang tertinggal, tidak ada lagi kemiskinan, tidak ada lagi ratapan pilu diantara mereka bertiga. Sekarang Orlando,alaba dan keddy nampak senang dan bahagia dengan apa yang baru saja mereka hadapi. Perampokan ini seakan menjadi kisah yang tidak akan terlupakan. ketika doa tak lagi didengar ketika itu juga segala cara dihalalkan.
TAMAT…………..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar